Posted on Leave a comment

Kapan Terakhir Kali Kamu Mengenal Pasanganmu?

Waktu mau menikah, banyak pasangan yang semangat ikut kelas pranikah. Cari tahu tentang love language, belajar komunikasi, ikut tes kepribadian, bahkan ada yang melakukan berbagai macam asesmen untuk lebih mengenal diri sendiri dan calon pasangan.

Bagus? Bagus banget.

Tapi Ei jadi kepikiran…

Kenapa semangat untuk saling mengenal itu sering kali berhenti setelah menikah?
Seolah-olah setelah ijab kabul atau pemberkatan selesai, kita otomatis sudah mengenal pasangan luar dalam.
Padahal… memangnya manusia berhenti bertumbuh?

Continue reading Kapan Terakhir Kali Kamu Mengenal Pasanganmu?
Posted on Leave a comment

Seorang Pemimpin Tidak Memimpin Generasi

Belakangan ini, ketika membahas tantangan memimpin tim, satu istilah hampir selalu muncul: generation gap.

Gen Z dianggap sulit diarahkan.
Milenial disebut terlalu banyak bertanya.
Gen X dinilai terlalu kaku.
Setiap generasi seolah memiliki karakteristik yang membuat mereka “sulit” dipimpin.

Tidak sedikit pelatihan kepemimpinan pun akhirnya berfokus pada satu pertanyaan: Bagaimana memimpin setiap generasi?

Padahal, mungkin kita sedang melihat persoalan ini dari sudut pandang yang kurang tepat.


Bagaimana jika tantangan terbesar dalam memimpin bukanlah perbedaan generasi, melainkan anggapan bahwa satu pendekatan bisa berhasil untuk semua orang?


Continue reading Seorang Pemimpin Tidak Memimpin Generasi
Posted on Leave a comment

Adil itu tidak selalu sama

Banyak orang tua berusaha bersikap adil kepada semua anaknya. Mereka memberikan aturan yang sama, nasihat yang sama, hukuman yang sama, bahkan cara mendidik yang sama.
Sayangnya, adil tidak selalu berarti sama. Karena setiap anak datang dengan kebutuhan, cara belajar, dan cara bertumbuh yang berbeda.

Sering kali kita merasa telah berlaku adil ketika semua anak diperlakukan dengan cara yang sama. Padahal, kesamaan perlakuan belum tentu menghadirkan rasa dipahami. Yang satu mungkin merasa didukung, sementara yang lain justru merasa tidak pernah dimengerti.

Continue reading Adil itu tidak selalu sama